Ungkap Rahasia Pengobatan Pelaut dengan Kotak Obat Kuno

Kotak obat pertama yang ditemukan dalam sebuah kapal kuno yang tenggelam 2 ribu tahun yang lalu, mengungkap cara pengobatan yang diterapkan pada pelaut untuk menangani disentri dan penyakit lainnya saat itu.
Ilustrasi
Seperti yang dikutip dari New Kerala, Senin (11/7/2011), sebuah kotak kayu ditemukan di dalam perahu, yang berisi pil terbuat dari tanaman herbal macam bawang, wortel, kol, dan lain-lain. Kotak penyimpanan obat tersebut ditemukan masih dalam kondisi tertutup rapat, sehingga tetap awet meski terendam dalam air lebih dari dua ribu tahun.

Kapal yang membawa kotak obat itu sendiri tenggelam sekira 130 tahun sebelum masehi, di sekitar wilayah pantai Tuscany, Italia tengah. Para ilmuwan percaya bahwa kotak obat tersebut dipakai untuk menangani penyakit-penyakit yang umumnya dihadapi oleh pelaut jaman itu, yakni disentri dan diare.

"Ini adalah sebuah temuan yang spektakuler. Kondisi kotak obat tersebut masih tertutup rapat," ujar Dr Alain Touwaide dari Smithsonian Conservation Biology Institute di Washington.

"Tanaman dan sayuran yang dipakai untuk tablet tersebut mungkin dibuat dengan cara ditumbuk, karena kami masih bisa melihat serat-serat di dalamnya," tambahnya.

Para ilmuwan percaya bahwa dengan ditemukannya kotak obat di kapal tersebut mengisyaratkan bahwa ada seorang dokter/tabib di dalam kapal tersebut.

Kapal itu sendiri ditemukan oleh ilmuwan pada tahun 1974, sementara kotak obatnya ditemukan pada tahun 1989. Baru saat ini para ilmuwan bisa menggunakan teknologi pelacakan DNA untuk menganalisis isi dari pil-pil tersebut.

0 komentar:

Post a Comment